Kutipan Media

 

Kompas Edisi Jawa Tengah, 16 Februari 2007
Pemprov Jateng Kucurkan Rp 15 Miliar untuk JLS
Masalah Pembebasan Lahan Belum Selesai

 

Magelang, Kompas - Setelah dimulai pada tahun 2006, proyek jalur lintas selatan atau JLS tahun ini terus berlanjut. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kali ini akan mengucurkan dana sebesar Rp 15 miliar untuk meneruskan pengaspalan jalan di wilayah Kabupaten Purworejo-Kebumen. "Dengan dana sebesar itu, pengaspalan jalan diperkirakan akan dapat diteruskan sepanjang empat kilometer," ujar Kepala Balai Pelayanan Teknis Bina Marga Wilayah Magelang Masrun, Kamis (15/2).

Dana tersebut, menurut dia, jauh meningkat dibandingkan tahun 2006. Pada tahun 2006, dari APBD Jateng hanya dianggarkan dana sebesar Rp 1,9 miliar. Pemerintah pusat yang tahun ini tidak memberikan dukungan dana, tahun lalu menganggarkan dana sebesar Rp 2,9 miliar. Sejauh ini, Masrun mengatakan, pengaspalan jalan baru selesai dilakukan sepanjang 2,9 kilometer, mulai dari perbatasan Yogyakarta hingga memasuki wilayah Kabupaten Purworejo. Dari angka tersebut, 1,6 kilometer sudah terbagi menjadi empat lajur, dan 1,3 kilometer baru terbagi dalam dua lajur.

Dalam perkembangannya nanti, JLS sepanjang 89 kilometer di wilayah Kabupaten Purworejo-Kebumen ini, semuanya akan dibagi menjadi empat lajur. Lebar jalan mencapai 14 meter. Selain pengaspalan, Masrun mengatakan, dalam proyek JLS ini juga masih dibutuhkan pembebasan lahan. Dari JLS sepanjang 40 kilometer di wilayah Kabupaten Purworejo, pembebasan lahan baru tuntas sekitar 50 persen. Di Kabupaten Kebumen, pembebasan lahan yang sedianya dilakukan di 10 desa, baru selesai dilaksanakan di empat desa. Perawatan jalan

Untuk keperluan perawatan jalan yang menjadi tanggung jawab Bina Marga di wilayah Badan Koordinasi Pembangunan Lintas Kabupaten/Kota Wilayah (Bakorwil) II, tahun ini dianggarkan sekitar dana Rp 348, 5 miliar. Selain dari APBD Provinsi Jawa Tengah, kebutuhan dana ini juga mendapatkan dukungan dari APBN.

"Sebagian besar dana tersebut dibutuhkan untuk perawatan rutin jalan," ujar Kepala Bakorwil II Anwar Wijiyanto. Dalam bidang pekerjaan umum, dianggarkan pula dana untuk kebutuhan pengelola sumber daya air sebesar Rp 72.371.420.000, dan permukiman serta tata ruang sebesar Rp 98.630.047.720.

Saat ini, Anwar mengatakan, di wilayah Bakorwil II terdapat delapan permasalahan di bidang pekerjaan umum yang melibatkan lintas wilayah kota/kabupaten. Permasalahan ini antara lain pengelolaan Waduk Mulur di Sukoharjo, pembangunan sarana prasarana drainase lintas Kabupaten dan Kota Magelang, serta penyelesaian pembangunan jalan tembus Kebumen-Banjarnegara. (egi)

 

        Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Tengah © 2004