Wawasan,
26 Juni 2010
MAGELANG-YOGYA SERING MACET
Magelang-
Tidak adanya penunjuk jalan atau rambu jalan alternatif pada liburan
sekolah tahun ini (2010), membuat jalur wisata Magelang-Yogyakarta
yang kini dalam proses dilebarkan, sering terjadi kecametan hingga
mencapai 5 km, karena sebagian besar pengemudi kendaraan roda
empat saling menerobos jalur.
"Kemacetan
sering trejadi pada pagi dan sore hari, karena kondisi jalan memang
dalam perbaikan untuk dilebarkan, dari lebar 8 meter menjadi 16
meter untuk empat jalur, kata Irfan, warga Blondo, Kecamatan Mungkid,
Kabupaten Magelang, kemarin.
Macetnya arus
lalu-lintas, selain karena kondisi jalan sempit, akibat terhambat
keluar masuknya truk proyek dan alat berat yang sedang mengerjakan
proyek pelebaran jalan. Padatnya kendaraan pada liburan sekolah
tahun ini, membuat arus lalu - lintas jalan sepanjang 9 km yang
menghubungkan Magelang-Palbapang (ke Yogyakarta), mengalami kemacetan.
Koordinasi
Terpisah administrasi
PT Armada Jo Surabaya, Dwi Cahyono, sebagai pelaksana proyek pelebaran
Jalan Magelang-Keprekan, menjelaskan, untuk menghindari kemacetan
lalu-lintas di jalur jalan yang dilebarkan, pihaknya sudah melakukan
koordinasi dengan pihak terkait, yakni kepolisian dan Dinas Perhubungan
Kabupaten Magelang.
"Pembuatan
rambu jalur alternatif, menjadi wewenang Dinas Perhubungan, terutama
untuk mengalihkan arus lalu-lintas jika terjadi kemacetan. Untuk
sementara, pihak proyek melakukan sistem buka tutup guna menghindari
kemacetan berkepanjangan," katanya.
Bahkan pihaknya
terus mengupayakan agar penyempitan jalur yang terkena proyek,
terlebih dahulu dikerjakan untuk dilakukan pengerasan jalan. Seperti
di Desa Blondo, sebagian badan jalan sudah selesai dan kini mulai
diaspal, sehingga dapat mempelancar arus lalu-lintas, baik dari
arah Yogyakarta maupun dari Magelang.
Padatnya kendaraan,
memang mengganggu pekerjaan pelebaran jalan. Agar lalu lintas
tetap lancar, diberlakukan sistem buka tutup. Sebab pekerjaan
pelebaran jalan yang menggunakan alat berat yang sering melintas
di jalan, sehingga mengganggu arus lalu lintas.